Cyberindo - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, mengatakan Pilkades hendaknya menjadi momentum demokrasi yang berlangsung secara aman, nyaman dan penuh kegembiraan. Menurutnya, kontestasi tersebut harus diarahkan untuk mencari pemimpin desa terbaik.
“Agar menjadikan ajang Pilkades ini sebagai ajang kegembiraan bersama, ajang kontestasi mencari kebaikan, mencari pemimpin yang terbaik dari yang ada, dengan mengedepankan rasa kebersamaan, kenyamanan, menjaga keamanan, dan juga menjaga kondusivitas,” ujar Ade Sukron, Rabu (09/09/2026).
Baca juga : Peduli lingkungan, Organisasi Oi Kabupaten Bekasi adakan giat Tanam Pohon
Ia menegaskan, seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkades harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Aturan tersebut menjadi pijakan bersama agar seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan sesuai harapan.
“Kami juga berharap semua pihak mengikuti rule of game yang ada. Apa pun nanti yang terjadi, tentu ada aturannya. Maka aturan itulah yang menjadi pijakan kita semua agar proses Pilkades berjalan sesuai harapan,” katanya.
Ade juga mengajak para calon kepala desa maupun masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga suasana tetap aman dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Pilkades membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Kami DPRD mengharapkan semua keterlibatan dan partisipasi masyarakat, baik calon maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif dalam pemilihan kepala desa ini, agar Kabupaten Bekasi dalam keadaan yang baik-baik saja,” tuturnya.
Baca juga: Banyak Sekolah di Kab. Bekasi Ikuti Penilaian Calon Sekolah Adiwiyata 2026
Senada, Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH Enjuk Marjuki, mengimbau seluruh warga Nahdliyin untuk mengedepankan demokrasi yang elegan dan menghormati setiap perbedaan pilihan dalam Pilkades.
“Kami dari PCNU Kabupaten Bekasi mengimbau kepada seluruh warga Nahdliyin untuk sama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Bekasi dengan terus berdemokrasi secara elegan. Ada perbedaan pilihan di antara kita, mari saling menghormati dan menghargai,” ungkap KH Enjuk.
Ia juga mengingatkan seluruh kandidat beserta para pendukungnya agar mampu menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memicu konflik.
“Kepada seluruh kandidat calon, mari saling menjaga kadernya masing-masing supaya terus menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan saling memprovokasi maupun terprovokasi oleh hal-hal lain. Mari kita jaga kebersamaan dan persatuan,” tegasnya.
KH Enjuk menilai pemerintah sebagai penyelenggara Pilkades telah melakukan persiapan secara maksimal dan berada dalam posisi menjaga netralitas. Ia berharap sosialisasi mengenai aturan Pilkades terus diperkuat, mengingat kontestasi pemilihan kepala desa bersentuhan langsung antarmasyarakat.
“Saya meyakini pemerintah, dalam hal ini penyelenggara pemilihan Pilkades, sudah maksimal mempersiapkan dan berada dalam posisi netral. Mudah-mudahan sosialisasi aturan-aturan terkait pemilihan kepala desa terus dilakukan,” jelasnya.
Selain pemerintah daerah, ia mendorong tokoh masyarakat, ulama dan para kiai untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kebersamaan dan persatuan selama proses Pilkades berlangsung.
“Mudah-mudahan terus pemerintah daerah, tokoh masyarakat, para ulama, para kiai memberikan pemahaman tentang kebersamaan dan persatuan di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Terkait adanya peserta yang tidak lolos dalam tahapan seleksi calon kepala desa, KH Enjuk mengajak seluruh pihak untuk menghormati keputusan yang telah ditetapkan sesuai aturan sebagai bagian dari proses demokrasi.
“Setiap pesta demokrasi tentu ada aturan yang harus kita jaga dan hormati. Kepada para peserta yang tidak lolos, baik administrasi maupun lainnya, tentunya kita hormati itu sebagai bagian daripada demokrasi,” pungkasnya.
