Cyberindo.id - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi telah melakukan uji laboratorium melalui lembaga independen, sementara Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengujian sesuai kewenangannya. IPAL belum berfungsi karena masih ada proses pencocokan dan penyelarasan terkait baku mutu.
Perkembangan pengelolaan lingkungan, termasuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau pengolahan air lindi di kawasan TPA Burangkeng, dari hasil pengujian, masih terdapat satu parameter yang memerlukan pembahasan lebih lanjut.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saepul Islam, mengatakan, dalam rangka memastikan berbagai program dan fasilitas yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal serta mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
"Perhatian utama adalah belum beroperasinya IPAL secara penuh. Hal itu masih memerlukan penyelarasan terkait hasil pengujian baku mutu yang dilakukan oleh sejumlah pihak terkait", ujarnya. 02/07/2026.
Terkait IPAL, lanjut Saepul Islam, kami berharap koordinasi antar perangkat daerah dapat terus ditingkatkan. Saat ini IPAL memang belum berfungsi karena masih ada proses pencocokan dan penyelarasan terkait baku mutu.
“Solusinya tentu melalui peningkatan koordinasi dan komunikasi antar dinas agar dapat menghasilkan kesepahaman bersama,” katanya.
Selain menyoroti aspek koordinasi, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi juga melakukan evaluasi terhadap aspek teknis pembangunan IPAL. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, Saepul menilai perlu dilakukan kajian lebih mendalam terkait desain dan konsep instalasi yang dibangun.
“Dari pengamatan, sistem yang dibangun memiliki karakteristik yang cukup mirip dengan IPAL Industri. Karena itu, kami berencana mengundang tim konsultan perencana untuk berdiskusi dan mendapatkan penjelasan lebih rinci,” ujarnya.
Kami juga mencatat adanya beberapa bagian infrastruktur yang memerlukan perhatian dan evaluasi lebih lanjut setelah dilakukan simulasi pengoperasian di lokasi. Temuan tersebut akan menjadi bahan klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek guna memastikan kualitas pembangunan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
