Efisiensi Anggaran, Disdag Kab. Bekasi Fokus Penataan Pasar Tradisional

 

Cyberindo.id - Dinas Perdagangan Kabupaten Kabupaten Bekasi mempertimbangkan keterbatasan anggaran dan kompleksitas pembangunan pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan pasar tradisional dapat terlaksana dengan efektif dan efisien.

‎Kepala Bidang Sarana dan Distribusi Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Edi Mulyadi, mengatakan, memang belum fokus pada penyediaan pasar di setiap kecamatan. Dari 23 kecamatan yang ada, tercatat hanya 10 kecamatan yang memiliki pasar tradisional.

‎"Saat ini, fokus kami penataan pasar tradisional yang sudah ada,” ujarnya. Senin, 05/01/2026.

‎Menurut Edi Disdag Kabupaten Bekasi memahami pentingnya pembangunan pasar tradisional bagi perekonomian masyarakat, namun, harus mempertimbangkan keterbatasan anggaran yang ada.

‎Dinas Perdagangan akan terus berupaya mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional, termasuk dengan melakukan revitalisasi dan pengembangan infrastruktur pasar.

‎"Penataan pasar dilakukan secara bertahap dan juga tidak bisa dilaksanakan secara bersamaan di seluruh lokasi", ungkapnya.

‎Tiga pasar tradisional masuk skala prioritas penataan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam lima tahun ke depan adalah Pasar Baru Cikarang, Pasar Kedung Gede, dan Pasar Sukatani, termasuk penataan pertokoan di wilayah Cikarang.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak